Rabu, 11 Januari 2017

Arsitek Muda yang Progresif dan Visioner

Yu Sing


Yu Sing adalah arsitek muda yang dikenal dengan karya-karya arsitekturnya yang unik. Arsitek muda ini lahir di Bandung pada 5 Juli, 36 tahun silam. Walaupun masih terhitung muda, namanya sudah tak asing lagi di dunia arsitektur dan desain.

Yu Sing menyelesaikan pendidikan arsitekturnya di jurusan arsitektur Institut Teknologi Bandung pada tahun 1999. Usai menyelesaikan pendidikannya, Yu Sing mendirikan studio arsitektur yang diberi nama “Genesis”.

Genesis adalah biro konsultan desain dengan semangat eksplorasi arsitektur kontemporer terhadap bentuk-bentuk geometris yang kuat. Kiprah Genesis kemudian berkembang pada penggalian arsitektur vernakular Indonesia dengan karakter rustic yang dipadukan ke dalam ekspresi kontemporer serta arsitektur berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Pada bulan Juni 2011, Genesis berubah nama menjadi akanoma, yang merupakan singkatan dari akar anomali yakni memperkuat komitmen untuk senantiasa berakar pada konteks potensi Indonesia dan persoalan masyarakat yang “terpinggirkan”. Hal ini ia buktikan dengan aktif mengikuti dan menggagas berbagai kegiatan sosial maupun komunitas sosial. Sebuah proyek filantropi terbaru yang ia gagas adalah “Papan untuk Semua”, yang bergerak di bidang perumahan dan ruang publik untuk masyarakat. Dalam proyek ini, ia bersama dengan rekan-rekannya membantu memberikan desain gratis dan juga ikut menggalang dana untuk membuat rumah layak huni yang aman bagi beberapa masyarakat yang kurang mampu.

Dengan berbagai kegiatan di atas, Yu Sing menunjukkan komitmen dan kepeduliannya yang tinggi terhadap bidang arsitektur, lingkungan dan sosial. Hal ini sejalan dengan tekad yang selalu ia usung, bahwa arsitektur adalah untuk semua, tidak terbatas pada kalangan menengah ke atas saja.

sumber : http://majalahasri.com/yu-sing-arsitek-muda-yang-progresif/

Stevanus J. Manahampi

Muda dan visioner. Dua kata itu melekat pada sosok arsitek bernama Stevanus J. Manahampi, IAI. Maka tak heran apabila pria yang akrab disapa Steve ini, dipercaya untuk memangku jabatan sebagai Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) cabang Jakarta untuk periode 2012-2015.

Sebagai seorang arsitek muda dan Ketua IAI Jakarta yang baru saja terpilih, Steve memiliki visi untuk memajukan dunia rancang bangun di Indonesia. ìAda tiga rencana kerja utama yang sedang saya siapkan untuk organisasi Ikatan Arsitek Indonesia cabang Jakarta. Pertama, menyiapkan kepengurusan yang baru, kedua adalah meneruskan program-program yang sebelumnya terkait kerja sama dengan pemerintah, dan ketiga yaitu menyempurnakan kondisi sekretariat,î ujar Steve ketika diwawancarai tim Griya Asri.
Setelah lulus SMA, saya memutuskan untuk mengambil program studi jurusan Arsitektur di ITB.
Ketertarikan pria kelahiran Kediri, 11 April 1976 ini terhadap bidang arsitektur bermula saat usianya masih kecil. Ia bercerita, ada dua hal yang membuatnya terinspirasi untuk menajdi seorang yang ahli dalam merancang bangunan.

Inspirasi pertama datang dari omnya yang menjadi mahasiswa arsitektur. Kedua, saat sekolah dasar, banyak yang menyatakan bahwa ia cocok berprofesi sebagai arsitek. Sejak saat itulah cita-cita untuk menjadi arsitek memiliki tempat khusus bagi Steve.

Setelah lulus SMA, saya memutuskan untuk mengambil program studi jurusan Arsitektur di ITB.

“Setelah lulus SMA, saya memutuskan untuk mengambil program studi jurusan Arsitektur di ITB.”

Apa prinsip desain yang dipegang Stevanus J. Manampi saat merancang? Bagaimana pandangan Steve terhadap banjir di Jakarta dalam hubungannya dengan dunia arsitektur?

sumber : http://majalahasri.com/stevanus-j-manahampi-arsitek-muda-visioner/

Aspiring architect and graphic designer. I design buildings and write about it. My interests revolve around urban architecture, people, graphics, arts and culture.

0 komentar:

Posting Komentar

Have a Question?

Contact Us
RUSMANA
+123-456-789
Jakarta, Indonesia

Diberdayakan oleh Blogger.